G
N
I
D
A
O
L

Inovasi dalam Keperawatan: Memanfaatkan Herbal untuk Penyembuhan Holistik

Serang, 23 Juni 2025 — Dunia keperawatan terus berkembang untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan, dan salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah pemanfaatan herbal. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada pengobatan fisik, tetapi juga mengatasi aspek mental dan emosional pasien.

Kuliah pakar keperawatan komplementer yang diselenggarakan di Gedung C Lantai 3 Program Studi D3 Keperawatan ini menghadirkan narasumber Ibu Ina Nurul Ainayah, C.Herbs, untuk menjelaskan manfaat herbal dalam praktik keperawatan. Bahan seperti jahe dan kunyit dikenal dapat membantu penyembuhan dan meningkatkan kesehatan. “Jahe mengurangi mual dan peradangan, sementara kunyit kaya akan antioksidan,” ujarnya. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Ibu Ns. Sri Mujiyanti, S.Kep., M.Kep., sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan keperawatan.

Dukungan dalam kuliah ini juga diberikan oleh tim dosen keperawatan komplementer, yaitu Ns. Rina Sumartini, S.Kep., M.Kep., dan Ns. Ernawati, S.Kep., M.Kep., yang berperan aktif dalam mendampingi mahasiswa dan memberikan wawasan tambahan mengenai pendekatan ini.

Mengintegrasikan pengobatan herbal sejalan dengan visi keperawatan modern yang mempertimbangkan pasien secara menyeluruh. Ns. Ernawati menekankan pentingnya metode ini. “Kita perlu mendukung kesehatan mental pasien, bukan hanya fisiknya,” katanya.

Mahasiswa yang mengikuti kuliah tersebut memberikan tanggapan positif. Ahmad mahasiswa    semester 4  D3 Keperawatan menyatakan, “Informasi ini membuka wawasan saya. Herbal dapat mendukung penyembuhan pasien secara alami.” Nayla juga menambahkan, “Saya lebih percaya diri untuk menggunakan pengetahuan herbal dalam praktik keperawatan.”

Walaupun herbal diterima sebagai alternatif pengobatan, tenaga kesehatan harus memberikan edukasi mengenai dosis dan efek sampingnya. Dengan mengembangkan inovasi seperti herbal, keperawatan dapat menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif dan holistik, mendorong kesehatan secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *